Minggu, 10 Januari 2010

ISAS (Information Search and Analysis Skill) MONO SPEAKER DAN ACTIVE SPEAKER



ISAS
(Information Search and Analysis Skill)
MONO SPEAKER
DAN
SPEAKER ACTIVE
Nama :
Fanthony
Rizal
Widi
Faculty :Vincent Wijaya
Semester : 1 (Q2)
Gedung Pasca Sarjana Lantai 3 Fakultas Teknik Universitas Indonesia
Kampus Baru Universitas Indonesia Depok 16424
Oktober,2007

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Melihat banyaknya perkembangan dari software music yang ada saat ini sangat pesat dan banyaknya para pengemar musik yang senang mendengarkan musiknya lewat komputer maupun MP3 player. Untuk mendukung performa dari kualitas suara yang dihasilkan dibutuhkan speaker yang baik oleh karena itu pada pembasan ISAS kali ini kami akan membahas tentang speaker yang memiliki performa yang terbaik untuk menghasilkan suara yang baik pula. Dan kami akan menjelaskan tentang pengertian speaker, kelebihan dan kekurangan yang ada pada speaker . Alasan kami memilih membahas tentang mono speaker dan speaker active, agar para pembacanya dapat lebih mengetahui speaker mana yang lebih baik digunakan serta kebutuhannya dalam penggunaannya.

1.2 Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan ISAS yang kami buat ini adalah agar para pembaca dapat lebih mengetahui tentang mono speaker dan speaker active secara singkat, serta kelebihan dan kekurangan yang ada pada mono speaker dan speaker active sehingga para pembaca dapat lebih mengenal serta dapat lebih mengetahui tentang speaker. Dan diharapkan para pembacanya dapat memperbaiki kerusakan-kerusakan ringan yang terjadi pada speaker.
1.3 Batasan Masalah
Didalam ISAS ini batasan masalah yang dibahas penulis adalah mengenai pengertian speaker, komponen-komponen yang terdapat pada speaker, kelebihan dan kekurangan yang ada pada mono speaker dan speaker active. Dengan batasan masalah yang dibuat penulis, diharapkan ISAS ini dapat memberikan kemudahan bagi para pembaca dalam memahami informasi yang terdapat pada ISAS ini.
1.4 Metode Penulisan
Metode penulisan yang dipakai dalam pembuatan ISAS ini adalah, dengan cara mencari sumber-sumber reverensi yang terda
pat pada situs-situs sdan buku-buku yang berhubungan dengan informasi yang terdapat dalam pembahasan ISAS ini.

BAB II
LANDASAN TEORI
Speaker adalah suatu alat output yang dapat menghasilkan output suara yang dapat dihubungkan pada alat-alat input suara seperti radio, TV, VCD, DVD, komputer, MP3, dan lain-lain. Pada zaman sekarang perkembangan speaker sudah semakin pesat dari yang awalnya hanya mono speaker telah berkembang menjadi speaker active dan banyak lagi. Perkembangan speaker yang ada saat ini sangat dipengaruhi dengan semakin majunya ilmu pengetahuan dan semakin banyaknya orang-orang yang menginginkan kualitas suara yang baik dari speaker yang mereka miliki untuk mendengarkan musik.
Meskipun speaker sudah berkembang pesat sekarang ini tetapi masih banyak orang-orang yang belum mengetahui komponen-komponen, rangkaian, kelebihan serta kekurangan yang terdapat pada speaker, terutama pada speaker active yang banyak memiliki komponen dan rangkaian yang terdapat didalamnya.
Dengan ISAS yang kami buat ini diharapkan para pembaca dapat lebih mengetahui komponen-komponen serta rangkaian ya
ng ada pada speaker agar para pembaca dapat lebih mengerti tentang speaker dan dapat memperbaiki sendiri jika ada kerusakan-kerusakan ringan pada speaker serta dapat menjadikan buku ini sebagai referensi untuk bahan bacaan. Oleh karenanya diharapkan ISAS ini dapat bermanfaat bagi para pembacanya.

BAB III
ANALISA PERMASALAHAN
3.1speaker
Speaker adalah alat output suara yang dapat merubah gelombang audio menjadi suara yang dapat didengar. Speaker memiliki berbagai macam ukuran, mulai yang hanya ½ inci sampai yang 17 inci. Speaker dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu; speaker active dan mono speaker.
Speaker active adalah speaker yang memiliki rangkaian, komponen-komponen serta memiliki power suplay (rangkaian untuk merubah arus AC 220V menjadi arus DC dengan besar output arus sesuai dengan arus yang kita pilih pada transformator) sebagai sumber tegangannya untuk mendukung performanya. Beda dengan mono speaker, didalam speaker active terdapat banyak sekali komponen-komponen elektronik yang digunakan dalam pembuatannya.
Speaker active dapat dipakai disegala alat input suara, seperti: VCD, DVD, TV, komputer, MP3, dan radio. Meskipun speaker active dapat di pasang pada semua alat input suara, tetapi speaker active memiliki bentuk yang kurang efisien sehingga tidak dapat dibawa kemana-mana, karena bentuknya yang relatif besar.
Mono speaker adalah speaker tunggal yang hanya memiliki speaker utama dan jack male sebagai penghubung ke jack female yang terdapat pada alat input suara tanpa adanya rangkaian, komponen-komponen serta sumber tegangan sebagai pendukung performa dari speaker utama. Mono speaker biasanya digunakan pada headset MP3, walkman, hand phone dan tape.
Mono speaker biasanya digunakan sebagai headset agar penggunanya dapat mendengarkan musik tanpa harus menyambungkan speaker ke sumber tegangan dan dapat dibawa kemana-mana, karena mono speaker tidak membutuhkan tegangan listrik dalam penggunaannya untuk mendengarkan musik juga dapat dibawa kemana-mana, karena itu mono speaker lebih simple dan lebih praktis dalam hal penggunaannya sehingga sangat cocok dipakai untuk mendengarkan alat input suara seperti MP3, walkman dan hand phone.

3.2 Mono Speaker
3.2.1 Pengertian
Mono speaker adalah speaker tunggal yang hanya memiliki speaker utama dan jack male sebagai penghubung ke jack female yang terdapat pada alat input suara tanpa adanya rangkaian, komponen-komponen serta sumber tegangan sebagai pendukung performa dari speaker utama. Mono speaker biasanya digunakan pada headset MP3, walkman, hand phone dan tape.
Mono speaker biasanya digunakan sebagai headset agar penggunanya dapat mendengarkan musik tanpa harus menyambungkan speaker ke sumber tegangan dan dapat dibawa kemana-mana, karena mono speaker tidak membutuhkan tegangan listrik dalam penggunaannya untuk mendengarkan musik juga dapat dibawa kemana-mana, karena itu mono speaker lebih simple dan lebih praktis dalam hal penggunaannya sehingga sangat cocok dipakai untuk mendengarkan alat input suara seperti MP3, walkman dan hand phone.
3.2.2 Kelebihan dan Kekurangan Mono Speaker
Walaupun mono speaker lebih simple dan lebih praktis dalam hal penggunaannya, akan tetapi masih banyak kelebihan serta k
ekurangan yang terdapat pada mono speaker seperti:
3.2.3 Kelebihan Mono Speaker:
• Mudah di bawa kemana-mana.
• Bentuknya lebih simple.
• Lebih efisien .
• Harganya lebih murah.
3.2.4 Kekurangan Mono Speaker:
• Besarnya volume speaker tidak dapat maksimal, terbatas pasa besarnya volume alat input.
• Pengguna tidak dapat mengatur kuat lemahnya treble suara.
• Pengguna tidak dapat mengatur kuat lemahnya bass pada suara.
3.3 Speaker active
3.3.1 Pengertian
Speaker active adalah speaker yang memiliki rangkaian, komponen-komponen serta memiliki power suplay (rangkaian untuk merubah arus AC 220V menjadi arus DC denga
n besar output arus sesuai dengan arus yang kita pilih pada transformator) sebagai sumber tegangannya untuk mendukung performanya. Beda dengan mono speaker, didalam speaker active terdapat banyak sekali komponen-komponen elektronik yang digunakan dalam pembuatannya.
Speaker active dapat dipakai disegala alat input suara, seperti: VCD, DVD, TV, komputer, MP3, dan tape. Meskipun speaker active dapat di pasang pada semua alat input suara, tetapi speaker active memiliki bentuk yang kurang efisien sehingga tidak dapat dibawa kemana-mana, karena bentuknya yang relatif besar.
Komponen-komponen tersebut banyak tersdapat didalam rangkaian utama serta pada rangkaian power suplaynya. Didalam rangkaian power suplaynya terdapat komponen-komponen seperti: dioda, kapasitor, transformator/trafo, dan fuse/sekring
• Dioda: alat untuk menyearahkan arus yang nengalir.
• Kapasitor: alat untuk menyimpan sementara arud listrik.
• Trafo: alat untuk merubah
arus AC menjadi DC.
• Fuse: alat pengaman rangkaian jika terjadi kelebihan muatan pada rangkaian.






Gambar 3.1 Skematik diagram power suplay












Sedangkan pada rangkaian utamanya terdapat komponen-komponen seperti: resistor, kapasitor, elco, IC suara , transistor, dioda dan variabel resistor.
• Resistor: alat untuk menghambat arus yang mengalir.
• Elco: alat untuk menyimpan arus sementara.
• IC : alat untuk menguatkan suara trebel dan bass pada suara.
• Transistor: alat untuk membagi arus yang mengalir.
• Variabel resistor: alat untuk menguatkan/melemahkan arus yang mengalir pada rangkaian.

Gambar 3.2 Skematik diagram speaker active

Dalam rangkaian speaker active terdapat beberapa komponen penting yang sangat berpengaruh terhadap kualitas suara yang dihasilkan oleh speaker. Komponen-komponen yang sangat berpengaruh adalah IC suara dan variabel resistor, karena kedua komponen tersebut berfungsi sebagai penguat dan pelemah suara bass dan trebel pada rangkaian speaker active.
Dan rangkaian yang penting tidak hanya pada rangkaian speaker active tetapi juga pada rangkaian power suplay, karena rangkaian ini berhubungan langsung dengan sumber tegangan sehingga sering terjadi kerusakan pada rangkaiannya (terutama pada fuse) karena kelebihan arus, sehingga fusenya putus.
Oleh karena itu jika ada kerusakan pada speaker active hal pertama yang harus diperhatikan adalah komponen pada power suplay (terutama pada fusenya) kemudian kita lihat IC suara dan variabel resistornya pada rangkaian utamanya, setelah itu semua barulah kita mengecek ke komponen-komponen pendukung lainnya.
Gambar 3.3 layout rangkaian speaker active

3.3.2 Kelebihan dan Kekurangan Speaker Active
Meskipun speaker active memiliki kualitas suara yang lebih baik dan terdapat pengaturan trebel dan bass pada speaker active akan tetapi madih banyak kelebihan dan kekurangan yang ada pada speaker tersebut, seperti:
3.3.3 Kelebihan Speaker Active:
• Speaker active memiliki sumber tegangan sendiri.
• Speaker active memiliki switch pengaturan treble.
• Speaker active memiliki switch pengaturan bass.
• Speaker active memiliki kualitas suara yang lebih bagus.
• Speaker active dapat dipasang pada semua alat input suara.
3.3.4 Kekurangan Speaker Active:
• Bentuknya yang besar, sehingga kurang efisien.
• Sering terjadi kerusakan jika kualitas komponennya kurang bagus.
• Harganya yang relatif mahal.

BAB IV
PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
Kesimpulan yang didapat dari pembahasan yang kami buat adalah bahwa terdapat dua jenis speaker yaitu speaker active dan mono speaker. Dari kedua jenis speaker tersebut terdapat kelebihan dan kekurangan pada masing-masing speaker. Tetapi dalam hal penggunaannya harus sesuai dengan yang dibutuhkan; contohnya mono speaker yang berjenis headset sebaiknya digunakan untuk MP3, walkman dan hands phone, dan untuk speaker active sebaiknya di gunakan untuk VCD, DVD, komputer, TV dan alat-alat input suara yang tidak bisa dibawa-bawa, tetapi alat-alat input suara seperti MP3 dapat juga memakai speaker active jika digunakannya disuatu tempat
4.2 SARAN
Menurut kami kalau dilihat dalam hal kualitas suara yang baik sebaiknya para pengguna speaker menggunakan speaker active, karena sperker active memiliki banyak keuntunggan seperti; pengaturan besarnya volume suara dapat diatur dari speaker, kuat lemahnya suara treble dapat diatur dari speaker, kuat lemahnya suara bass dapat diatur pula dari speaker dan speaker active memiliki sumber tegangan sendiri, sehingga tidak bergantung pada tegangan dari alat inputnya.
Sedangkan jika dilihat dari segi efisiensi sebaiknya pengguna menggunakan mono speaker jenis headset, karena bentuknya yang praktis dan dapat dibawa kemana-mana sehingga sangat cocok digunakan untuk mendengarkan MP3 dan walkman. Akan tetapi pengguna tidak bisa mengatur besarnya volume suara, treble, bass secara maksimal dari suara yang didengar.

DAFTAR PUSTAKA
Referensi dari situs :
Referensi dari buku :
1. Tugas akhir sekolah “ pembuatan speaker active “ Np: Fathony .R
Referensi Gambar :
1. Tugas akhir sekolah “ pembuatan speaker active “ Np: Fathony .R

Tidak ada komentar:

Posting Komentar