EXTERNAL STORAGE DEVICE
Nama :
Fanthony
Widi
Faculty :Musawarman
Semester : 2 (Q1)
Gedung Pasca Sarjana Lantai 4 Fakultas Teknik Universitas
Kampus Baru Universitas
April, 2008
KATA PENGANTAR
Dengan mengucap puji dan syukur atas kehdirat tuhan yang maha esa, yang telah memberikan kami kemudahan dalam pembuatan ISAS ini, kami dapat menyelesaikan ISAS ini dengan sebaik mungkin. Dan tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih pada orang-orang yang telah membantu kami dalam menyelesaikan dan membimbing kami dalam pembuatan ISAS ini, terutama fakulti pembimbing kami bapak Musa ,dan orang-orang yang kami tidak bias sebutkan satu-persatu.
Dalam ISAS yang kami buat ini terdapat informasi mengenai sejarah singkat, tentang storage device serta berbagai kelebihan dan keurangan yang ada pada storage device dan kapasitas dari berbagai storage device yang kami jelaskan. Informasi yang kami terangkan di sini kiranya dapat memberikan tambahan pengetahuan dan informasi yang berguna bagi para pembacanya dan dapat di jadikan tambahan informasi yang berhubungan dangan isi ISAS yang kami buat ini.
ISAS yang kami buat ini mengambil referensi dari berbagai situs di internet yang berhubungan dengan pembahasan ISAS yang kami buat tentang storage device. Agar dapat jelas para pembaca dapat melihatnya pada situs yang tertera pada daftar pustaka pada halaman akhir.
Cukup sekian dan apabila dalam ISAS yang kami buat ini masih banyak terdapat kekurangan dan kesalahan-kesalahan dalam penulisan atau kekurangan informasi yang kami buat dalam ISAS ini kami harap para pembaca dapat memakluminya.
Depok,4 april 2008
ii
DAFTAR ISI
1.Kata Pengantar......................................................................................... ii
2.Daftar Isi.................................................................................................. iii
3.BAB I Pendahuluan................................................................................. 1
I.1 Latar Belakang Masalah............................................................. 1
I.2 Tujuan Penulisan........................................................................ 1
I.3 Batasan Masalah......................................................................... 2
I.4 Metode Penulisan....................................................................... 2
I.5 Struktur Penulisan...................................................................... 3
4.BAB II Landasan Teori............................................................................ 4
5.BAB III Analisa Permasalahan................................................................ 6
III.1 Sejarah..................................................................................... 6
III.2 Disket...................................................................................... 7
III.3 CD-R (Compact Disc-Recordable)......................................... 8
III.4 DVD (Digital Versatile Disc).................................................. 9
III.5 MC (Memory Card).............................................................. 11
III.6 Flash Disk.............................................................................. 14
6.BAB IV Penutup.................................................................................... 15
Kesimpulan.................................................................................... 15
Saran.............................................................................................. 15
Daftar Pustaka............................................................................... 16
iii
BAB I
PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang Masalah
Seiring dengan berkembangnya komputer, external storage device pun juga semakin berkembang. Mulai dari external storage device yang pertama kali; yaitu disket (8” dan 3½“), CD-RW, DVD-RW, MC dan yang terbaru saat ini Flash Disk. Mungkin banyak dari kita yang sudah mengetahui tentang macam dari external storage device tersebut, tapi masih banyak pula yang belum mengetahui tentang kelebihan, kekurangan, fiture-fiture yang dimiliki oleh berbagai macam external storage device tersebut.
Untuk itu pada ISAS ini sedikit banyak kami akan membahas tentang pengertian singkat, kelebihan, kekurangan, fitur-fitur yang dimiliki oleh berbagai macam external storage device tersebut. Sehinga kita dapat lebih mengetahui tentang macam external storage device tersebut dan dapat lebih selektif dalam hal penggunaannya sesuai dengan kebutuhan yang kita perlukan.
I.2 Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan ISAS yang kami buat ini adalah agar para pembaca dapat lebih mengetahui tentang kelebihan, kekurangan, fitur-fitur dan security yang ada pada setiap external storage device yang kami jelaskan pada ISAS ini. Dan kiranya ISAS yang kami buat ini dapat memberikan informasi yang berguna bagi para pembacanya.
1
2
I.3 Batasan Masalah
Didalam ISAS ini batasan masalah yang kami bahas adalah mengenai external storage device meliputi: pengertian, kelebihan, kekurangan, fitur-fitur, dan kapasitas dari berbagai external storage device yang kami jelaskan, dan kami tidak menjelaskan tentang external Hard Disk pada ISAS yang kami buat ini, karena kami hanya membahas tentang external storage device yang simple seperti (disket (8” dan 3½“), CD-RW, DVD-RW, MC dan yang terbaru saat ini Flash Disk)
Dengan batasan masalah yang kami buat ini, diharapkan ISAS ini dapat memberikan kemudahan bagi para pembaca dalam memahami informasi yang terdapat pada ISAS ini.
I.4 Metode Penulisan
Metode penulisan yang dipakai dalam pembuatan ISAS ini adalah, dengan cara mencari sumber-sumber reverensi yang terdapat pada situs-situs internet yang berhubungan dengan informasi yang terdapat pada pembahasan ISAS ini yang dapat dilihat pada daftar pustaka ISAS.
3
I.5 Struktur Penulisan
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I Pendahuluan
I.1 Latar Belakang
I.2 Tujuan Masalah
I.3 Batasan Masalah
I.4 Metode Penulisan
I.5 Struktur Penulisan
BAB II Landasan Teori
BAB III Analisa Permasalahan
III.1 Sejarah
III.2 Disket
III.3 CD-R (Compact Disc-Recordable)
III.4 DVD (Digital Versatile Disc)
III.6 Flash Disk
III.5 MC (Memory Card)
BAB IV Penutup
Kesimpulan
Saran
Daftar Pustaka
Referensi Dari Situs
BAB II
LANDASAN TEORI
External storage device merupakan suatu storage device (alat pemyimpanan) data luar komputer yang dapat menyimpan data, selain pada external hard disk komputer. External storage device dibuat dengan tujuan memudahkan user untuk memindahkan data pada satu komputer ke komputer lain selain melalui networking atau kabel LAN. Pada awal ditemukannya, external storage device hanya dapat menyimpan data berupa file-file/data pada OS komputer yang kapasitas kecil. Akan tetapi seiring dengan berkembangnya komputer external storage device yang dibuat juga semakin berkembang, external storage device tidak hanya dapat menyimpan file-file/data dan OS komputer yang ukurannya kecil tetapi juga dapat menyimpan data gambar, data suara, dan data video yang kapasitasnya besar.
Pasda awal tahun 70-an sampai awal 80-an banyak user yang menggunakan external storage device jenis disket 8” yang kapasitasnya hanya 1.000 Kb, mulai dari tahun 80-an sampai awal tahun 90-an disket 8” sudah mulai tergantikan dengan disket 3½” yang kapasitasnya susdah mencapai 2.800 Kb. Akan tetapi awal tahun 90-an juga sudah muncul CD-R (Compact Disc - Recordable) yang kapasitasnya 700Mb, CD-R pun mengalami perkembangan, dari CD-R yang hanya dapat dibaca, menjadi CD-RW (Compact Disc - Re Write) yang dapat di tulis berulang kali. Hampir bersamaan dengan munculnya CD-R, DVD (Digital Versatile Disc) juga muncul (tepatnya pada awal tahun 1997) dengan beberapa keunggulan yang lebih dari CD-RW, tidak hanya kapasitasnya yang besar (4Gb-9Gb) DVD juga memiliki fiture-fiture yang lebih dibandingkan CD.
Lalu pada tahun 1997 dikembangkan MC (Memory Card) dan diperkenalkan pada tahun 2004 dengan kapasitas (16Mb-8Gb).
4
5
Untuk menyimpan dan memindahkan data dari MC diperlukan sebuah Card Reader yang terhubung dengan USB (Universal Serial Bus).
Dan external storage device yang terbaru saat ini adalah Flash Disk yang memiliki kapasitas (128Mb-64Gb). Yang diperkenalkan pada tahun 2000. Flash Disk memiliki kapasitas mulai dari 64Mb sampai 64Gb, untuk menulis, membaca dan menghapus data yang ada pada flash disk dapat langsung dihubungkan pada USB (Universal Serial Bus)
Kami akan membahas tentang external storage device yang kami sebutkan diatas karena banyak user yang sudah memakai external storage device yang kami sebutkan, akan tetapi masih belum mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh external storage device tersebut. Karena itu kami membahasnya agar user dapat menggunakannya semaksimal mungkin.
BAB III
ANALISA PERMASALAHAN
III.1 Sejarah
External storage device pertama kali diperkenalkan pada tahun 1971 yaitu disket 8” yang hanya dapat menyimpan data file, disket 8” banyak dipergunakan dari tahun 1971-1975 dengan kapasitas (80Kb-1.000Kb). Kemudian pada tahun 1976-1984 muncul disket 5¼” dengan kapasitas (110Kb-1.200Kb), pada tahun 1984-1991 muncul disket 3½” dengan kapasitas (720Kb-2.880Kb), sehingga disket yang terdahulu sudah jarang digunakan. Disket "dibaca" dan "ditulis" menggunakan floppy disk drive (FDD).
Kemudian pada tahun 1992 muncul CD-R, CD-R muncul dengan memberikan kelebihan dibandingkan disket. CD-R memiliki kapasitas yang lebih besar dibandingkan disket dengan kapasitas (700Mb) dan CD-R tidak hanya dapat menyimpan data file, akan tetapi juga dapat menyimpan data gambar, data suara dan data video. Kemudian CD-R diperbaharui lagi dengan munculnya CD-RW, CD-RW tidak hanya dapat dibaca tetapi juga dapat ditulis ulang, untuk dapat membaca isi CD-R, alat utama yang diperlukan adalah CD Drive.
Pada tahun 1997 muncul DVD, DVD bentuk fisiknya sama dengan CD-R, namun DVD memiliki beberapa perbedaan dari CD-R; Bedanya DVD dapat memainkan film, audio lebih baik dan dengan data lebih banyak dan proses yang lebih cepat dibandingkan CD, DVD juga mampu menyimpan data lain seperti Foto atau data informasi dari komputer, untuk dapat membaca isi DVD alat utama yang diperlukan adalah DVD Drive.
Memory Card (MC) merupakan tipe flash memory yang digunakan banyak perangkat portabel. MC dikembangkan pada tahun 1997 dengan kapasitas yang beragam mulai dari (2Gb-8Gb) Untuk membaca data digital yang disimpan didalam kartu memori diperlukan perangkat pembaca kartu memory (memory card reader).
6
7
Dan yang terbaru saat ini adalah Flash Disk adalah alat penyimpanan data memory flash dengan IC yang memiliki alat penghubung USB yang terintegrasi. Flash drive ini biasanya berukuran kecil, ringan, serta bisa dibaca dan ditulisi dengan mudah. Pada tahun 2006, kapasitas yang tersedia untuk flash disk ada dari 128 Mb sampai 64 Gb.
III.2 Disket
Disket atau floppy disk adalah sebuah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur dan dilapisi lapisan plastic berbentuk persegi atau persegi panjang. Disket "dibaca" dan "ditulis" menggunakan floppy disk drive (FDD). Kapasitas disket yang paling umum adalah 1,44 Mb (seperti yang tertera pada disket), meski kapasitas sebenarnya sekitar 1,38 Mb.
Awal diperkenalkan pertama kali disket memiliki ukuran 8” dengan kapasitas hanya 80 Kb pada tahun 1971, dan mengalami perkembangan dengan meningkatnya kapasitas dari 80 Kb hingga 1.000 Kb dengan ukuran yang sama pada tahun 1975. lalu pada tahun 1975 sampai 1984 disket mengalami perubahan pada ukurannya, dari 8” menjadi 5¼” dengan kapasitas 110 Kb sampai 1.200 Kb, dan pada tahun 1984 sampai 1991 disket mengalami perubahan ukuran menjadi 3½” dengan kapasitas 720 Kb sampai 2.800 Kb.

Gambar 3.1 disket 3½”
8
Ragam ukuran disket, kapasitas dan tahun diperkenalkannya:

III.3 CD-R (Compact Disc-Recordable)
CD-R (Compact Disc - Recordable) adalah sebuah piringan compac dari jenis piringan optic (optical disc) yang dapat menyimpan data. Ukuran data yang dapat disimpan saat ini mencapai 700 Mb. CD-ROM bersifat read only (hanya dapat dibaca, dan tidak dapat ditulisi). Untuk dapat membaca isi CD-R, alat utama yang diperlukan adalah CD Drive. Perkembangan CD-R terkini memungkinkan CD dapat ditulisi berulang kali (Re Write / RW) yang lebih dikenal dengan nama CD-RW.
CD-R dan CD-RW dapat menyimpan data file, data gambar, data suara dan data video. Walaupun CD-R dan CD-RW memiliki kapasitas yang lebih besar dari pada disket.
9
CD-R dan CD-RW memiliki kelemahan yaitu sangat rentan gores pada piringan opticnya sehingga menyebabkan data yang ada pada CD tersebut tidak dapat terbaca oleh CD Drive.

Gambar 3.2 CD-R
III.4 DVD (Digital Versatile Disc)
DVD (Digital Versatile Disc) merupakan sebuah media penyimpanan digital yang isinya sangat variatif.. Bentuknya sangat mirip dengan CD. Tetapi DVD memiliki keunggulan yakni dapat memainkan film, audio lebih baik dan dengan data lebih banyak dan proses yang lebih cepat dibandingkan CD. DVD juga mampu menyimpan data lain seperti Foto atau data informasi dari computer, kapasitasnya pun sangat berbeda jauh dengan CD, yakni 1.46Gb sampai 17Gb.
DVD juga memiliki berbagai macam format fisik (Physical Formats), seperti: DVD-1, DVD-2, DVD-3, DVD-4, DVD-5, DVD-9, DVD-10, DVD-14, DVD-18. Untuk dapat membaca isi DVD alat utama yang diperlukan adalah DVD Drive. Walaupun DVD memiliki keunggulan yang lebih dibandingkan CD, DVD memiliki
10
kelemahan yang sama seperti CD yakni sangat rentan terhadap goresan pada piringan opticnya.
DVD juga memiliki beberapa fiture yang tidak dimiliki oleh CD, seperti;
- DVD mampu menyimpan 8 track digital audio untuk berbagai bahasa, yang masing-masing memiliki 8 channel.
- DVD mampu memberikan on-screen menu.
- DVD dapat memuat berbagai bahasa mulai dari percakapan, subtitle dan sebagainya.
- DVD dapat melakukan rewind dan forward yang lebih instant, atau bahkan memilih lewat chapter.
- DVD memiliki spesial effect seperti freeze (diam), slow, fast dan sebagainya.

Gambar 3.3 DVD
11

III.5 Memory Card (MC)
Memory card (MC) adalah sebuat alat penyimpan data digital; seperti gambar digital, berkas digital, suara digital dan video digital. Kartu memori biasanya mempunyai kapasitas ukuran berdasarkan standard bit digital yaitu 16Mb, 32Mb,64Mb, 128Mb, 256Mb dan seterusnya kelipatan dua. Kartu memori terdapat beberapa tipe yang sampai sekarang ini ada sekitar 19 jenis (PCMCIA, CF-I, CF-II, SM, MS, MSD, MSPD, MSPDX, M2, MMC, RS-MMC, MMCmicro, SD, SxS, UFS, miniSD, microSD, iStick).
Jumlah kapasitas terbesar saat ini adalah tipe CF (Compact Flash) dengan 8 GB. Untuk membaca data digital yang disimpan didalam kartu memori kedalam komputer diperlukan perangkat pembaca kartu memory (memory card reader) yang terhubung dengan USB. MC memiliki keunggulan pada security dibandingkan dengan CD maupun DVD, karena MC tidak memiliki bagian optical yang mudah tergores dan MC juga lebih stabil pada saat proses pembacaan data karena pada MC tidak ada bagian yang bergerak pada saat proses pembacaan data.
12
Gambar 3.4 Jenis Memory Card (MC)

13
Card reader adalah alat untuk membaca memory card (MC) yang dihubungkan kekomputer melalui USB. Pada awalnya card reder dirancang hanya untuk membaca satu jenis MC saja, kini sudah banyak card reader yang dapat membaca berbagai jenis MC, alat ini disebut Multi card reader.

Gambar 3.5 Multi Card Reader dan beberapa MC
14
III.6 Flash Disk
Flash Disk adalah alat penyimpanan data memory flash dengan IC yang memiliki alat penghubung USB yang terintegrasi dengan komputer. Flash disk ini biasanya berukuran kecil, ringan, serta bisa dibaca dan ditulisi dengan mudah. Flash disk memiliki kapasitas mulai dari 128 Mb sampai 64 Gb. Flash disk memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya, khususnya disket atau cakram padat (CD dan DVD). Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan (karena tidak memiliki bagian yang bergerak) dan flash disk dapat langsung dihubungkan ke komputer melalui USB tanpa harus melewati perantara seprti MC yang harus menggunakan Card Reader.
Walaupun flash disk memiliki banyak keuggulan tetapi flash disk tidak dapat langsung terbaca pada OS lama seperti pada Windows 98 dan generasi sebelumnya, untuk dapat menggunakan flash disk pada OS tersebut harus menginstal terlebih dahulu drivernya agar terbaca oleh computer. OS yang dapat langsung membaca flash disk atau memiliki sistem plug and play seperti Win2000, WinXp, WinVista, dan OS Linux.
Gambar 3.6 Flash Disk dan keterangannya.
BAB IV
PENUTUP
IV.1 KESIMPULAN
Kesimpulan yang didapat dari pembahasan diatas adalah External storage device dibuat dan dikembangkan seiring dengan berkembangnya kemajuan teknologi, tentunya kearah yang lebih baik dan lebih canggih dengan berbagai kelebihan dan kemudahan dalam penggunaanya.
Media penyimpanan yang dulunya hanya digunakan untuk menyimpan data file saja, kini dapat memuat suara, gambar dan video tentunya degan kapasitas yang lebih besar.
IV.2 SARAN
Dahulu dikarenakan keterbatasan ilmu pengetahuan dan teknologi, kapasitas dan kualitas media penyimpanan sangat rendah, tetapi sekarang seiring munculnya penemuan-penemuan baru, kita dapat memilih berbagai media penyimpanan sesuai dengan yang kita perlukan, masing-masing media penyimpanan mempunyai kegunaanya tersendiri, tinggal bagaimana kita memilih untuk keperluan ‘apa’ dan ‘dimana’ kita akan menggunakan media penyimpanan tersebut.
15
DAFTAR PUSTAKA
Referensi dari situs :
1. http://id.wikipedia.org/wiki/CD-ROM
2. http://en.wikipedia.org/wiki/DVD
3. http://en.wikipedia.org/wiki/Data_storage_device
4. http://id.wikipedia.org/wiki/USB_flash_drive







